allpollung

May 23, 2013

BUDAYA BATAK PANAIKKON SARINGSARING

Budaya Batak Mangokkal Holi.S.1



budaya batak mangokkal holi

POHON PENGHASIL UANG DI BUMIHANGUSKAN


pohon Penghasil Uang Dibumihanguska....

emang pejabat pemkab humbahas kurang mendengar aspirasi masyarakatnya,tidak melihat,mendengar,menerima,bahwa sebagian besar penduduknya adalah petani kemenyan dan bahkan banyak orang-orang dari bumi humbahas hidup dan dapat menyekolahkan anak anaknya sampai perguruan tinggi terkemuka di indonesia ini.

May 22, 2013

Kab.Humbahas Humbang Hasundutan Berpotensi Jadi Penghasil Kemenyan dan Kopi.

Kab.Humbahas”Humbang Hasundutan” Potensial Jadi Penghasil Kemenyan (haminjon) dan Kopi.

Kab.Humbahas Humbang Hasundutan Berpotensi Jadi Penghasil Kemenyan dan Kopi.
kopi Humbang dan potensinya bagi masyarakatnya
“Humbahas sangat berpotensi jadi salah satu daerah yang berbasis pertanian tanaman tua contohnya Kemenyan dan kopi,untuk itu perlu perhatian yang sangat komprehensip  dari pemerintah”.

Pemerintah daerah Pemkab Humbahas sudah sepatutnya mengembangkan pontensi Daerahnya sebagai pelaksana percepatan pembangunan Ekonomi Indonesia,sesuai komoditas unggulan daerahnya dimana kabuten humbahas/humbang habissaran punya potensi untuk pengembangan sektor perkebunan Kemenyan dan Kopi,dimana kab.humbahas salah satu kabupaten di provinsi sumatera Utara penghasil kemenyan dan kopi atau mungkin juga sudah masuk peta pertanian di Indonesia yang berbasis product unggulan.

NUSANTARA TEMPO DULU.....


Nusantara Tempo Doelo….
Peta Nusantara
Nusantara adalah Negara bentukan Kerajaan Majapahit
Nusantara adalah terdiri dari beberapa Kerajaan kecil yang disatukan oleh Patihnya “Gajah Mada”
Nusantara adalah Negara yang ditakutin “Angkatan Perangnya Pada Jamanya
Nusantara adalah terkenal dengan pelaut – pelautnya nan harum sampai ke Afrika sana.
Nusantara adalah Negara yang Makmur,Ekonominya sangat disegani sampai sampai China menjalin Hubungan,Perdagangan,Pertahanan,dan termasuk juga budaya.
Nusantara adalah Lumbungnya rempah – rempah yang pada saat itu rempah di pergunakan sebagai bahan pokok dalam pembutan obat-obatan,(eropa & china )
Dan sumber rempah itu menjadi rebutan atau ladang pertarungan kekuatan Angkatan perang.
Nusantara adalah Lintas Perdagangan Dunia terbukti dari sejarah :
- Pedagang Arab
- Pedagang China
- Pedagang Bangsa Portugis
- Pedagang Bangsa Belanda ( VOC )
- Pedagang Bangsa Aria ( India,Bunggali )
- Pedagang Francis
- Pedagang Asal Afrika
- Pedagang dari beberapa Eropa lainnya
Dan itu jadi sumber petaka “Nusantara” terbukti nusantara dijajah dan ditaklukkan oleh Negara Asal pedagang diatas dan Nusantara akhirnya berubah jadi Ladang Perasan/perampokan hasil buminya,pembantaian,perbudakan dll.
Nusantara Akhirnya dibagi bagi Kayak Kue ehh maaf ,maksud saya tee..Wilayahnya.
- Sumatara silih berganti Belanda-Ingris,Ingris-Belanda-Inggris eeh…eeh Belanda lagi deh..! tukar guling macam Kasus di Negara gue nih!? = Penyakit Turunan.
- Java,bali dan sekitar pulau jawa dikuasai Portugis,Londo(Belanda),Inggris akhirnya Belanda juga.
- Timor daerah rebutan Portugis vs Belanda,portugis ngotot I ngak mau udur-undur sorri maksuknya minggir terus,masak gue ngalah dan ngalah lagi ? udah deh bagi dua aje kata londo akhir jadilah 2 dua bagian ( Timor Leste yang dulunya Timor timor & NTT ).
- Malaka Oleh Iggris termasuk juga Kalimantan;serawak,Kucing:
-Brunai Merdeka dari Inggris.
-Melayu terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil yang dijajah ingris dan merdeka dari
Inggris dan menamakan Negaranya Malaysia>Malaysia
atau juga
Bisa disebut Uni Kerajaan.

BERTAHAN DENGAN TOLERANSI APA HANYA PUNYA TOLERANSI

''BERTAHAN DENGAN TOLERANSI APA HANYA PUNYA TOLERANSI''
Oleh F.Marbun

Ditengah berbagai kasus atau kejadian kejadian yang menimpa para Tenaga Kerja kita selama ini dimana perampasan hak hak sebagai orang bekerja terampas di berlakukan dengan tidak manusiawi dan tak lupa dalam ingantan kita berbagai hak intlektual bangsa kita:’’Batik,Angklung,Reok ponorogo,Tari pendet bali”dan masih banyak lagi Budaya dan tradisi yang lain diclaim sebaga budaya mereka,besok apalagi ya pak,cik?

Dari berbagai pelanggaran pelanggaran yang terjadi  selama ini,kita sebagai bangsa / Negara besar harusnya mengambil sikap tegas putus hibungan diplomstik atau bila perlu katakan perang dan tidak perlu melakukan gaya Diplomasi yang dipertontonkan oleh Diplomat kita dengan tukar guling,diplomasi macam apa itu? Pejabat Negara ditukar dengan pencuri ( 3 :  7).

Rakyat semakin marah dan Geram bagai harimau yang mengaung ngaung siap menerkam mangsanya bagaikan Gunung berapi yang mau meledak siap memuntahkan api amarah yang tersimpan selama ini,coba kita renungkan seksama? Kita punya apalagi ? harga diri sebagai bangsa dan Negara besar sudah terinjak injak dan dihina orang-orang yang mengaku sebagai saudara serumpun,saudara macam apa itu? Mungkin jawabanya ada pada bangsa kita.

Kita sebagai anak bangsa atau saya sebiji dari ratusan ribu jiwa putra ibu pertiwi ini terusik dengan perlakuan perlakuan mereka bangsa ini,dan saatnya pemimpin bangsa bersikap dan katakanlah:

Wahai pepimpin Negriku,jangan biarkan bumi pertiwi makin menangis….
Menagis…karna anak anaknya tertindas terus dan tidak terurus…..
Teriak dan katakanlah….
Aku bangsa yang kuat dan Besar,aku hanya tertidur
Dan jangan kau bangunkan Harimau yang Tertidur


Dan saya bertanya pada dan dalam benak pikiran saya
“APA KITA HANYA PUNYA TOLERANSI ? “


Tarombo Batak,RAJA OP.PANGISI NAIBORNGIN LBN GAOL.s.1

Tugu /monumen Raja Op.Pangisi & Tarombonya

Tarombo Batak,RAJA OP.PANGISI NAIBORNGIN LBN GAOL.s.1
Tugu / Monumen R.Op.Pangisi Naiborngin di Aek Pollung
by (frangky Lg)

Jeritan Rakyat Jelata

Sidalang asyik bermain wayang,siwayang menari nari kesana kemari,
raja muda menonton dan menikmati tarian wayangnya.
Siwayang degan senangnya dan bangganya ditonton raja muda yang masih belia.


Raja muda yang naik tahta
sudah memerintah dan berkuasa satu dasa
Raja muda gagah perkasa
Cukup elok dipandang mata
Raja muda pandai bertutur kata
apa arti tutur bahasa bila hati mati rasa
Bersambung...

by.Frangky Lbn Gaol

MARGA LUMBAN GAOL

MARGA LUMBAN GAOL Marga Lumban Gaol,adalah Generasi ke VII (tujuh) Dari Raja Batak Marga LUMBAN GAOL, adalah marga dari keturunan anak ketiga Toga Marbun dan pada umumnya bermukim di daerah sekitar Habissaran Tano Marbun (Doloksanggul,Pollung,Bakkara). Namun keturunan RAJA NIAJI (Generasi KE 5 dari Lumban Gaol ) ada juga yang bermukim di daerah Tarabittang dan Parlilitan dengan memakai marga baru yaitu MEHA MUNGKUR. Keturunan RAJA ITOBA yang bermukim di daerah Dairi menggunakan marga SARAAN (Orang dari Habissaran).(frangky Lg)